suaraku ta sebegitu nyaring……..,itulalah lontaran ketakutan yang harus kita muznahakan.
apakah kita harus bersuara untuk mengubah sesuatu?
kita ta harus bersuara lantang tapi apabila itu sebagai buntuk untuk merubah suatu yang tidak selarasnya,harus kita suarakan meskipun darah terakhir.
Suara kita masih didengar dan mereka tidak tuli……, kalau tidak kita sapa lagi…….,
Filed under: Agenda Rayon | Tinggalkan sebuah Komentar »








